Kemampuan Guru Menarik Perhatian Siswa Dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan guru kelas menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 rasau jaya. Penelitian ini dilakukan pada kelas I, II, III, IV, V, dan VI semester genap tahun ajaran 2022/2023 pada bulan April sampai Mei 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian bedasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya, berkaitan dengan kemampuan guru dalam menarik perhatian siswa pada proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya. Teknik pengambilan data penelitian diperoleh melalui proses wawancara kepada guru kelas satu hingga kelas enam di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya dan observasi secara langsung di dalam kelas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menarik perhatian siswa pada proses pembelajaran dikategorikan kurang baik karena terdapat guru yang belum memenuhi indikator. Indikator yang menunjukkan pembelajaran yang menarik diantaranya ialah menarik perhatian siswa dengan cara mengenali gaya belajar siswa, diversifikasi metode pembelajaran, memberikan reward, mengulangi isi pelajaran dengan metode yang berbeda, dan bersikap tegas. Guru selalu mengusahakan agar siswa senantiasa memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan pembelajaran berlangsung agar tercapainya tujuan pembelajaran. Namun, terdapat guru yang kurang memperhatikan siswanya dan lebih fokus dalam menyampaikan materi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Asrul. (2022). 5 Tehnik Pembelajaran Yang Menarik dan Berkesan Bagi Siswa, (Online), (gurubelajar.my.id/2022/04/5-tehnik-pembelajaran-yangmenarik-dan.html), diakses 15 April 2022
Daryanto. (2010). Belajar dan Mengajar, Bandung : Yrama Widya
DePorter, B & Hernachi, M. (2014). Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung : Quantum Learning
Dimyati & Mudjiono. (2013). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hamzah, B. (2011). Profesi Kependidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hayati, M. (2012). Desain Pembelajaran Berbasis Karakter. Pekanbaru: Al Mujtahadah press.
Lubis, R, F. (2019). Kemampuan Guru Menarik Perhatian Siswa. Pekan Baru : 162-172
Mufidah, L, L, N. (2017). Memahami Gaya Belajar Untuk Meningkatkan Potensi Anak. Tulungagung : 246-247
Mulyasa, E. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasrul, HS. (2012). Profesi Etika Keguruan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo, Indragiri Hulu. Skripsi Pekanbaru: UIN Suska Riau.
Rosyid, Zaiful, M & Abdullah, AR. (2018). Reward & Punishment Dalam Pendidikan. Malang : Literasi Nusantara.
Sakilah. (2013). Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Pekanbaru: Pustaka Mulya.
Sanjaya, W. (2016) Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sardiman. (2009). Intraksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Slameto. (2010). Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta
Soemanto, W. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Surya, M. (2013) Psikologi Guru Konsep Dan Aplikasi. Bandung: Alfabeda.
Suryabrata, S. (2011). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Susanto, A. (2013). Teori Belajar Dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta : Kencana.
Thobroni, M & Mustofa, A. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta : Ar-Ruz Media