Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 43 Manado
Main Article Content
Abstract
Rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menuntut penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Solving dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 43 Manado. Penelitian menggunakan metode Classroom Action Research (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Solving meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap hingga melampaui kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah mampu mendorong partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa model Problem Solving layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Cicea, C., Popa, I., Marinescu, C., & Stefan, S. C. (2019). Action research and its role in educational improvement. Journal of Educational Research, 12(2), 45–52.
Jauhar, S., & Nurdin, M. (2017). Penerapan model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Inpres 3/77 Manurunge. JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan, 2(2), 144–153. https://ojs.unm.ac.id/jikap/article/view/7154
Patri. (2019). Penelitian tindakan kelas: Konsep, prosedur, dan implementasi dalam pembelajaran. Bumi Aksara.
Pinontoan, M. (2023). Kurikulum pendidikan: Konsep dasar implementasi di sekolah. Ideas Publishing.
Purwanto. (2018). Evaluasi hasil belajar. Pustaka Pelajar.
Shoimin, A. (2017). 68 model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Rineka Cipta.
Suhirman. (2021). Penelitian tindakan kelas: Pendekatan teoretis dan praktis.
Tumurang, H. J. (2022). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPS pada kelas V SD Inpres Wailan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 698–703.
Tuerah, R. M. (2015). Penguasaan materi pembelajaran, manajemen, dan komitmen menjalankan tugas berkorelasi pada kinerja guru SD di Kota Tomohon. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 137–154.
Wonkuhy, J., Umarella, M. I. S., & Talakua, M. (2024). Penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV SD Kristen Kaiwatu. Honoli: Journal of Primary Teacher Education, 5(1), 10–20. https://doi.org/10.30598/honoli.5.1.10-20