Pemanfaatan Buah Lokal untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sekadau
Main Article Content
Abstract
Pemanfaatan buah lokal di Kabupaten Sekadau masih belum optimal meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar. Buah-buah lokal seperti durian, rambutan, langsat, mentawa, dan cempedak memiliki nilai gizi tinggi serta keunikan yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengolahan dan strategi pemasaran buah lokal guna meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap potensi sumber daya lokal, teknik pengolahan, serta strategi pemasaran yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan buah lokal menjadi produk seperti lempok durian, tempoyak, keripik rambutan, dan kue berbahan dasar cempedak mampu meningkatkan daya simpan dan nilai jual produk. Selain itu, strategi pemasaran melalui toko oleh-oleh, pasar tradisional, serta platform digital dapat memperluas jangkauan pasar. Dukungan kemasan yang menarik, ramah lingkungan, serta peningkatan kualitas produk juga menjadi faktor penting. Kesimpulannya, pemanfaatan buah lokal secara optimal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperkenalkan kekayaan kuliner daerah ke pasar yang lebih luas, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Azzahra, A. F., Akbar, L. D., Rosyidah, E., & Romadloni, S. (2026). Optimalisasi potensi produk lokal melalui inovasi produk dan revitalisasi kemasan untuk meningkatkan nilai tambah UMKM Omah Kopi Telemung. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(1).
Febriana, R., dkk. (2022). Analisis Nilai Tambah Minuman Sari Buah Dalam Meningkatkan Daya Simpan Produk. Jurnal Agroindustri.
Mayasari, D., dkk. (2025). Analisis nilai tambah produk olahan nanas. Jurnal Riset dan Inovasi Pengolahan Ekonomi.
Muzkiyah, M. D., Jakiyah, U., & Heryadi, D. Y. (2023). Analisis nilai tambah agroindustri keripik pisang. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 5(1), 47–56. https://doi.org/10.55542/jipp.v5i1.585
Nafisah, N., Sausan, Z., & Jumiyati, J. (2025). Inovasi produk, kemasan dan pemasaran untuk meningkatkan pendapatan UMKM Kelurahan Kariajawa Dompu. Panggung Kebaikan: Jurnal Pengabdian Sosial, 2(3), 85–94.
Purnamasari, L., dkk. (2024). Strategi pengembangan produk lokal berbasis UMKM dan kendala pemasaran. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan.
Sitorus, R., dkk. (2021). Pengembangan agroindustri berbasis buah lokal dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Jurnal Agribisnis.
Solehah, M., Setiadi, AE, & Sunandar, A. (2025). Pengembangan Buku Saku Berbasis Potensi Buah Lokal Kabupaten Sekadau Pada Materi Keanekaragaman Hayati: (Pengembangan Buku Saku Berbasis Potensi Buah-buahan Lokal Kabupaten Sekadau pada Materi Keanekaragaman Hayati). BIODIK, 11 (02), 399–408. https://doi.org/10.22437/biodik.v11i02.43818
Sugihartini, N., dkk. (2020). Analisis Nilai Tambah Olahan Sale Salak. Jurnal Agroinfogaluh, 7(2).
Suprihatin, H., Pramitasari, D. A., & Hasanah, A. (2024). Inovasi packaging dan pemasaran digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 254–263.
Supriyanto, S. (2017). Diversitas tumbuhan buah lokal pada areal tembawang Desa Engkersik Kabupaten Sekadau. Jurnal PIPER, 13(25), 177–184.
Sutarti, S., Anharudin, A., & Maulana, B. (2023). Inovasi pengemasan produk sebagai sarana peningkatan daya tarik konsumen pada UMKM Desa Kubang Jaya. Dinamisia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 187–195.