Fenomena Magis KopiKlotok: Analisis Persepsi Wisatawan terhadap Elemen Kuliner, Atmosfer Lokasi, dan Kekuatan Digital Word-of-Mouth
Main Article Content
Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana wisatawan domestik membangun persepsi mereka tentang Pengalaman Wisata Berkesan (Memorable Tourism Experience/MTE) di Warung Kopi Klotok, Yogyakarta. Di tengah tren pergeseran menuju ekonomi berbasis pengalaman, Kopi Klotok telah muncul sebagai daya tarik wisata fenomenologis unik yang tidak hanya menjual makanan tradisional, tetapi juga memproyeksikan "fenomena magis" yang berakar kuat dalam otentisitas pedesaan Jawa. Dengan menggunakan Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann (Eksternalisasi, Objektifikasi, dan Internalisasi), studi kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana wisatawan menginternalisasi elemen sensorik dari lingkungan fisik situs (servicescape/foodscape) dan bagaimana Word-of-Mouth digital (e-WOM) memperkuat ekspektasi awal mereka. Temuan menunjukkan bahwa keterikatan yang kuat terhadap tempat (place attachment) dan identitas tempat yang khas diciptakan bersama melalui pengalaman multisensori, termasuk estetika arsitektur warisan Jawa, aroma masakan tradisional yang dimasak dengan kayu bakar, dan interaksi makan bersama, yang secara kolektif mengatasi ketidakpuasan operasional negatif seperti antrean panjang dan kepadatan pengunjung yang berlebihan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aan Nurhasanah, Kezia Elsty, W. N. S. (2026). KONSTRUKSI SOSIAL PADA KALANGAN GENERASI Z DI GADING SERPONG. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(8), 9265–9272.
Dora Rašan, Denis Prevošek, K. V. (2022). Concept and Measurement of Memorable Tourism Experience. 241–252.
Hakim, I. N. (2021). Peran Kuliner Tradisional dalam Mendukung Pemajuan Kebudayaan di Destinasi Pariwisata Prioritas Yogyakarta ( The Role of Traditional Culinary in Supporting the Advancement of Culture in Yogyakarta Tourism Priority Destination ). 21(2), 193–208. https://doi.org/10.20473/mozaik.v21i2.29444
Hosany, S., Sthapit, E., & Björk, P. (2022). Memorable tourism experience : A review and research agenda. September 2021. https://doi.org/10.1002/mar.21665
Intan Widyaningrum Puji Rahayu, M. yusuf. (2021). HUBUNGAN MEMORABLE CULINARY TOURISM EXPERIENCES DAN MINAT BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN DIWARUNG KOPI KLOTOK YOGYAKARTA. 7, 526–557.
Istifania, R., Salsabila, S., Utari, S., Rahayu, H. P., & Laila, D. (2025). ANALYTICAL APPROACH TO THE CONCEPT OF CULINARY ( Identifying Factors that Shape Memorable Experience ). 05(02), 301–318.
Stone, M. J., & Sthapit, E. (2024). Memories are not all positive : Conceptualizing negative memorable food , drink , and culinary tourism experiences. Tourism Management Perspectives, 54(February), 101296. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2024.101296