Aktivitas Antioksidan dan Pemanfaatan Daun Salam dalam Pembuatan Cookies sebagai Camilan Kesehatan Jantung

Main Article Content

Susilo Yulianto
Ronal Tolkhah

Abstract

Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Salah satu strategi pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui konsumsi pangan fungsional yang kaya senyawa antioksidan. Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan sebagai bumbu masak dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antioksidan daun salam serta pemanfaatannya dalam pembuatan cookies sebagai camilan kesehatan jantung. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan penambahan bubuk daun salam pada formulasi cookies. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun salam memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu menurunkan stres oksidatif yang berperan dalam perkembangan penyakit jantung. Penambahan bubuk daun salam pada cookies meningkatkan kandungan senyawa fenolik dan kapasitas antioksidan produk tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen secara signifikan. Cookies daun salam berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan jantung.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yulianto, S., & Tolkhah, R. (2026). Aktivitas Antioksidan dan Pemanfaatan Daun Salam dalam Pembuatan Cookies sebagai Camilan Kesehatan Jantung . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(7), 2470–2474. https://doi.org/10.56799/jim.v5i7.18221
Section
Articles

References

Andarwulan, N., Kurniasih, D., Apriady, R. A., Rahmat, H., Roto, A. V., & Bolling, B. W. (2012). Polyphenols, carotenoids, and ascorbic acid in underutilized medicinal vegetables. Journal of Functional Foods, 4(1), 339–347. https://doi.org/10.1016/j.jff.2011.10.003

Aune, D., Giovannucci, E., Boffetta, P., Fadnes, L. T., Keum, N., Norat, T., Greenwood, D. C., Riboli, E., Vatten, L. J., & Tonstad, S. (2018). Fruit and vegetable intake and the risk of cardiovascular disease. International Journal of Epidemiology, 47(3), 1029–1056. https://doi.org/10.1093/ije/dyy018

Kris-Etherton, P. M., Petersen, K. S., Velarde, G., Barnard, N. D., Miller, M., Ros, E., O’Keefe, J. H., Williams, K., Horn, L. V., & Na, M. (2021). Barriers, opportunities, and challenges in addressing disparities in diet-related cardiovascular disease. Circulation, 143(21), e1112–e1132. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000977

Septiani, N., Rachmawati, H., & Nugraheni, N. (2020). Antioxidant activity of Indonesian bay leaf extract (Syzygium polyanthum). Pharmaciana, 10(2), 147–156.

Shahidi, F., & Ambigaipalan, P. (2015). Phenolics and polyphenolics in foods, beverages and spices. Journal of Functional Foods, 18, 820–897. https://doi.org/10.1016/j.jff.2015.06.018

Siti, H. N., Kamisah, Y., & Kamsiah, J. (2015). The role of oxidative stress, antioxidants and vascular inflammation in cardiovascular disease. Vascular Pharmacology, 71, 40–56. https://doi.org/10.1016/j.vph.2015.03.005

Widharna, R. M., Soemardji, A. A., Wirasutisna, K. R., & Kardono, L. B. S. (2015). Evaluation of antihyperglycemic activity of Syzygium polyanthum. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 7(1), 123–126.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.