Tinjauan Hukum Pidana di Negara Indonesia, Islam, dan Arab Saudi Mengenai Kejahatan Terhadap Nyawa

Main Article Content

Hamidah Wahyu Putri Nagari
Ghoniyah Zulindah Maulidya

Abstract

Kejahatan pembunuhan, yang merupakan tindakan melanggar hukum yang paling tua dan pertama dilakukan oleh manusia, telah diatur hukumannya. Setiap negara di dunia melarang pengambilan nyawa orang lain karena melanggar prinsip keadilan manusia. Dalam hukum positif, pembunuhan diatur dalam undang-undang pidana, khususnya dalam Bab XIX Buku II KUHP, baik dengan niat (dolus) maupun tanpa niat (alpa). Hukum pidana Islam, yang didasarkan pada Al-Qur'an, Hadits, dan As-Sunnah, mengatur segala aspek kehidupan, termasuk kejahatan terhadap nyawa. Arab Saudi adalah salah satu negara yang menerapkan hukum pidana Islam, di mana pembunuhan secara eksplisit dianggap sebagai kejahatan yang dapat dihukum dengan qisas jika memenuhi syarat-syarat tertentu, dan jika tidak, maka hukuman Diyat dapat diberlakukan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hamidah Wahyu Putri Nagari, & Ghoniyah Zulindah Maulidya. (2023). Tinjauan Hukum Pidana di Negara Indonesia, Islam, dan Arab Saudi Mengenai Kejahatan Terhadap Nyawa . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(7), 2031–2041. https://doi.org/10.56799/jim.v2i7.1817
Section
Articles

References

Ahmad Wardi Muchlis. (2005). Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Ali, Z. (2009). Metode Penelitian Hukum (2nd ed., p. 24). Jakarta: Sinar Grafika.

Arifin, A. (2013). Tafsir Ayat Hukum Pidana Islam. Bandung: Fakultas Syari’ah dan Hukum.

Audah, A. K. (2005). Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Chazawi, A. (2002). Pelajaran Hukum Pidana (1st ed., p. 67). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

H.A.K Moch Anwar. (1989). Hukum Pidana Bagian Khusus (KUHP Buku II). Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Haliman. (1971). Hukum Pidana Syari‟at Islam Menurut Ajaran Ahlus Sunnah. Jakarta: Bulan Bintang.

Haliman. (1972). Hukum Pidana Islam Menurutb Ahlus Sunnah (p. 153). Jakarta: Bulan Bintang.

Lamintang, P. A. . (2012). Hukum Penintesier Indonesia (p. 1). Jakarta: Sinar Grafika.

Moeljatno. (2000). asas-asas hukum pidana (Cet VI). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Munawir Sjadzali. (1993). Islam dan Tata Negara (ajaran, sejarah dan pemikiran). Jakarta: UI Press.

Muslich, A. W. (2006). Pengantar Dan Asas Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah) (p. 144). Jakarta: Sinar Grafika.

Nurhadi, A. (2002). Pembunuhan Menurut Islam.

Poerwadarminta, W. J. S. (2009). Kamus Umum Bahasa Indonesia. (p. 194). Jakarta: Balai Pustaka.

Prof. A. Qodri Azizy. (2004). Hukum Nasional, Elektisisme Hukum Islam dan Hukum Umum. Jakarta: L Teraju.

Saebani, M. hasan dan B. A. (2013). hukum pidana islam. Bandung: Pustaka Setia.

Salim, A. M. K. B. A. (2006). Shahih Fikih Sunnah (p. 321). Jakarta: Pustaka Azzam.

Saudi Arabian Law Overview. (n.d.). Retrieved 18 September 2022, from https://www.saudilegal.com/saudi-law-overview/islamic-law

Sayyid Sabiq. (2006). Fiqhus Sunnah. In Terjemahan Nor Hasanuddin, dkk (Ed.) (p. 411). Jakarta: Pena Budi Aksara.

Soedarto. (1990). Hukum Pidana 1 (p. 125). Semarang: Yayasan Sudarto.

Wirjono Prodjodikoro. (2002). Tindak-Tindak Pidana Tertentu Di Indonesia (p. 66). Bandung: Refika Aditama.

Yunus, M. (1989). Kamus Arab Indonesia (1st ed.). Jakarta.

Yusuf, I. (2013). Pembunuhan Dalam Prespektif Hukum Islam (p. 2). Palembang: Nurani.

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.