Evaluasi Logic Model dan Aplikasi Testmoz pada Ujian Formatif PAI di SDN Tanjung Priuk 01 Pagi Jakarta Utara
Main Article Content
Abstract
Evaluasi formatif memiliki peran penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama untuk membantu guru memantau pemahaman siswa selama proses belajar berlangsung. Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi pendidikan dan kebijakan asesmen nasional mendorong sekolah untuk mulai menggunakan teknologi dalam proses evaluasi. Di SDN Tanjung Priuk 01 Jakarta Utara, peluang penggunaan aplikasi penilaian berbasis komputer terbuka semakin luas, salah satunya melalui Testmoz. Testmoz memungkinkan guru membuat soal, melaksanakan ujian, serta memberikan nilai secara otomatis sehingga mendukung evaluasi formatif yang lebih cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan Testmoz pada ujian formatif PAI melalui pemetaan Logic Model. Logic Model dipilih untuk melihat keterhubungan antara input, proses, output, dan outcome dari praktik evaluasi. Kajian dilakukan melalui studi literatur dan analisis konseptual tanpa pengambilan data langsung di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Testmoz secara teoretis sesuai dengan kebutuhan evaluasi formatif PAI karena dapat mempercepat proses penilaian, menyediakan umpan balik, serta berpotensi meningkatkan hasil belajar. Melalui pemetaan Logic Model, penggunaan aplikasi penilaian digital dapat dipandang sebagai alternatif evaluasi yang mendukung tuntutan asesmen nasional dan transformasi digital di sekolah dasar. Penelitian lanjutan berbasis data empiris diperlukan untuk memperkuat temuan evaluatif ini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arifin, Z. (2017). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74.
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31.
Bloom, B. S. (1968). Learning for Mastery. Evaluation Comment, 1(2), 1–12.
Budiastuti, P., & Sukardi, S. (2022). Digital-based assessment in elementary schools. International Journal of Instructional Technology, 15(3), 44–56.
Cirit, N. (2020). The effectiveness of online assessment tools in language education. Journal of Educational Technology and Online Learning, 3(2), 45–59.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches
(4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications
Frechtling, J. (2007). Logic Modeling Methods in Program Evaluation. San Francisco: Jossey-Bass. Hanafi, Y. (2019). Assessment in Islamic education: Balancing knowledge and character. Journal of
Islamic Education Studies, 7(2), 113–128.
Jamil, M., Tariq, R. H., & Shami, P. A. (2012). Computer-based vs paper-based examinations: Perceptions of university teachers. The Turkish Online Journal of Distance Education, 13(4), 1–10.
Jamil, M., Tariq, R. H., & Shami, P. A. (2012). Computer-based vs paper-based examinations: Perceptions of university teachers. The Turkish Online Journal of Distance Education, 13(4), 1–10.
Kemendikbud. (2016). Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbudristek. (2021). Asesmen Nasional: Panduan Teknis. Jakarta: Pusmenjar.
McCawley, P. F. (2001). The Logic Model for Program Planning and Evaluation. Idaho: University of Idaho Press.
McLaughlin, J., & Jordan, G. (2015). Using logic models for program planning and evaluation. In
Handbook of Practical Program Evaluation (pp. 62–87). Wiley.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya. OECD. (2021). Digital Education Outlook 2021. OECD Publishing.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research and Evaluation Methods (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications
Perkins, D. (2021). Automated scoring and online quizzes as formative feedback tools. International Journal of Educational Technology, 8(2), 32–44.
Redecker, C., & Johannessen, Ø. (2013). Changing assessment—Towards a new assessment paradigm using ICT. European Journal of Education, 48(1), 79–96.
Ridgway, J., McCusker, S., & Pead, D. (2004). E-assessment. Bristol: FutureLab.
Rossi, P. H., Lipsey, M. W., & Freeman, H. E. (2004). Evaluation: A Systematic Approach (7th ed.).
Thousand Oaks: Sage Publications.
Sadler, D. R. (1989). Formative assessment and the design of instructional systems. Instructional Science, 18(2), 119–144.
Scriven, M. (1967). The methodology of evaluation. In R. Tyler, G. Gagne & M. Scriven (Eds.),
Perspectives of Curriculum Evaluation. Chicago: Rand McNally.
Shihab, M. Q. (2007). Wawasan Al-Qur’an. Bandung: Mizan. (dipakai untuk bagian nilai/karakter PAI) Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Testmoz. (2024). Features and Assessment Utility Documentation
Testmoz. (2024). Online Assessment User Guide and Technical Documentation. (System documentation).
W.K. Kellogg Foundation. (2004). Logic Model Development Guide. Battle Creek, MI: W.K. Kellogg Foundation.
Zarkasyi, H. (2017). Pendidikan Islam dalam Perspektif Evaluasi. Surabaya: UIN Press