Ketimpangan Pendapatan, Penerimaan Pajak, Dan Dana Sosial Sebagai Determinan Kesejahteraan Masyarakat Di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, penerimaan pajak, dan dana sosial terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Objek penelitian ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengumpulkan data berupa data Indek Pembangunan Manusia, ketimpangan pendapatan, penerimaan pajak dan dana sosial. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Data diuji menggunakan regresi linier berganda menggunakan alat bantu statistik. Temuan penelitian ini penerimaan pajak dan dana sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ketimpangan pendapatan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal yang seharusnya dilakukan pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak, meningkatkan efektivitas belanja sosial, serta tetap mengendalikan ketimpangan untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks pembangunan manusia Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
Firdaus, M. (2024). Pengaruh ketimpangan pendapatan terhadap pembangunan manusia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(1), 55–70.
Handayani, S. (2023). Pajak daerah dan kualitas layanan publik. Jurnal Akuntansi Publik, 11(2), 101–115.
Hidayat, R. (2020). Pengaruh dana sosial terhadap kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 120–135.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Reformasi perpajakan di Indonesia. Kementerian Keuangan RI.
Kuznets, S. (1955). Economic growth and income inequality. American Economic Review, 45(1), 1–28.
Lestari, D. (2022). Ketimpangan dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi, 14(1), 45–60.
Musgrave, R. A. (1959). The theory of public finance: A study in public economy. McGraw-Hill.
Nasution, A. (2021). Analisis pajak dan belanja sosial terhadap IPM. Jurnal Keuangan Negara, 5(1), 45–60.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2023). Economic outlook 2023. OECD Publishing.
Pigou, A. C. (1920). The economics of welfare. Macmillan.
Prasetyo, E. (2020). Pengaruh penerimaan pajak terhadap IPM. Jurnal Ekonomi, 15(1), 67–80.
Pratiwi, R. (2023). Dana sosial dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Kebijakan Publik, 12(1), 77–90.
Putra, A., & Dewi, S. (2023). Pajak dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi Regional, 15(2), 133–148.
Rahmawati, S. (2020). Ketimpangan pendapatan dan kesejahteraan. Jurnal Sosial Ekonomi, 12(1), 55–70.
Ramadhan, F. (2024). Peran pajak dalam pemerataan kesejahteraan. Jurnal Fiskal, 10(1), 88–102.
Saputra, H. (2022). Pajak daerah dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi Daerah, 13(2), 90–105.
Sari, M., & Putra, D. (2020). Pajak daerah dan kesejahteraan. Jurnal Akuntansi, 9(2), 80–95.
Sari, M. (2023). Pengaruh Gini rasio terhadap IPM. Jurnal Pembangunan, 11(1), 50–65.
Sen, A. (1985). Commodities and capabilities. North-Holland.
Sihaloho, J. (2022). Gini rasio dan IPM daerah. Jurnal Ekonomi Regional, 14(2), 133–148.
Smith, A. (1776). An inquiry into the nature and causes of the wealth of nations. W. Strahan & T. Cadell.
Stiglitz, J. E. (2012). The price of inequality: How today’s divided society endangers our future. W. W. Norton & Company.
United Nations Development Programme. (2024). Human development report 2024. UNDP.
Utami, N. (2024). Bantuan sosial dan kesejahteraan. Jurnal Kebijakan Sosial, 9(1), 66–80.
Wahyuni, T. (2022). Bantuan sosial dan IPM. Jurnal Kebijakan Publik, 11(1), 77–90.
World Bank. (2012). Resilience, equity, and opportunity: Social protection and labor strategy 2012–2022. World Bank.
World Bank. (2023). Indonesia economic update 2023. World Bank.
COVID-19 outbreak: Evidence from Indonesia. Jurnal Inovasi Ekonomi, 5(02).