Analisis Penambahan Serbuk Ban Bekas Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Dingin (Cphma)
Main Article Content
Abstract
Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) sebagai campuran panas hampar dingin yang terdiri dari agrerat, asbuton butir, bahan peremaja dan bahan tambah lainnya yang sudah dicampur dengan baik di pabrik dan dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan dalam perkerasan jalan beraspal. Namun campuran CPHMA dari pabrik yang dipasarkan tersebut memiliki batas waktu penggunaan (kedaluwarsa) yaitu selama 3 bulan. Maka dari itu, tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh penambahan Serbuk Ban Bekas terhadap karakteristik campuran aspal buton CPHMA yang sudah melewati batas waktu penggunaan (kedaluwarsa) dan menganalisis persentase kadar Serbuk Ban Bekas terbaik yang memenuhi syarat terhadap campuran aspal buton CPHMA. Penelitian ini menggunakan Serbuk Ban Bekas dengan penambahan 10%, 20%, dan 30%. Pengujian dilakukan dengan alat uji marshall test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya kadar variasi Serbuk Ban Bekas nilai kepadatan, stabilitas, flow, VIM, VFB, dan MQ memenuhi spesifikasi Bina Marga. Namun pada nilai VMA tidak memenuhi spesifikasi. Adapun persentase kadar serbuk ban bekas dalam campuran aspal buton CPHMA yang efektif yaitu pada kadar 20,5%
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.