Persepsi Mahasiswa Terhadap Penguatan Identitas Budaya dan Nilai Pancasila Melalui Kuliner Tradisional di Universitas X
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap penguatan identitas budaya dan nilai-nilai Pancasila melalui kuliner tradisional. Fokus penelitian berada pada mahasiswa Universitas X dengan rentang usia 18–25 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh partisipan yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menyadari pentingnya kuliner tradisional tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga sebagai simbol budaya yang mencerminkan nilai gotong royong, musyawarah, dan persatuan sesuai dengan sila ke-3 Pancasila (Persatuan Indonesia). Partisipan memahami bahwa kuliner tradisional memegang peranan signifikan dalam menjaga warisan budaya dan sebagai media efektif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah arus globalisasi. Kuliner tradisional, seperti tumpeng dan rendang, diyakini mampu menciptakan rasa kebersamaan, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan rasa kebanggaan terhadap warisan lokal. Harapan bagi generasi muda adalah turut melestarikan kuliner tradisional agar tidak punah dan terus dikenal sebagai ciri khas budaya Indonesia. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah dinilai penting dalam mempromosikan kuliner tradisional di skala nasional maupun internasional.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adiasih, P., & Brahmana, R. K. M. R. (2015). Persepsi terhadap makanan tradisional Jawa Timur: Studi awal terhadap mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya. Kinerja, 19(2), 112-125.
Chien, C. L., Larasati, S. A., Wijaya, A., & Budiman, A. G. (2023). Peran kuliner nusantara dalam pembentukan identitas nasional. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 1(2), 1-25. https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/download/193/120/1567
David, W., & Darwin, C. (2014). Perception of young people toward their traditional food. Asia Pacific Journal of Sustainable Agriculture, Food and Energy, 2(2), 32–35.
Kurnia, H., Sriyogani, I. A., & Nuryati. (2021). Implementasi nilai-nilai pancasila dalam food and beverage department di restoran hotel New Saphire Yogyakarta. Jurnal Basicedu, 5(5), 4127-4137. http://dx.doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1473
Maulana, A. (2022). Pancasila sebagai budaya bangsa dalam pendidikan nasional [Tesis magister tidak dipublikasi]. Universitas Lambung Mangkurat. https://osf.io/preprints/thesiscommons/hcfvb
Mustansyir, R. (1994). Pancasila sebagai ideologi persatuan dalam rangka pengembangan budaya nasional. Jurnal Filsafat. https://doi.org/10.22146/jf.31520
Purnomo, S., & Setyowati, R. (2020). Peran kuliner tradisional dalam penguatan identitas budaya. Jurnal Budaya Indonesia, 15(2), 45-60.
Roza, Y. M., Razali, G., Fatmawati, E., Syamsuddin, S., & Wibowo, G. A. (2023). Identitas budaya dan sosial pada makanan khas daerah: Tinjauan terhadap perilaku konsumsi masyarakat muslim pada bulan ramadhan di Indonesia. Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen, 4(1), 305-315. journal.uinsgd.ac.id/index.php/komitmen/article/view/25031
Sati, A. L., Marhamah., Nurhot., & Dewi, U. (2021). Representasi nilai pancasila dalam kehidupan berbudaya. Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia, 1(2), 1-11. https://fusion.rifainstitute.com/index.php/fusion/article/view/14/14
Setiawan, R. (2016). Memaknai kuliner tradisional di nusantara: Sebuah tinjauan etis. Respons, 21(1), 113-140. https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/respons/article/download/527/194
Untari, D. T., Avenroza, R., Darusman, D., Arief, H., & Prihatno, J. (2018). Strategi pengembangan kuliner tradisional betawi di DKI Jakarta. Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 2(3), 313-340. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2018.v2.i3.4011
Utami, S. (2018). Kuliner sebagai identitas budaya: Perspektif komunikasi lintas budaya. Cover Age: Journal of Strategic Communication, 8(2), 36-44. https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/coverage/article/view/588/332
Wibiyanto, F. S., & Muhibbin, A. (2021). Analisis faktor pendukung dan penghambat pembentukan profil belajar pancasila di sekolah [Disertasi doktoral tidak dipublikasi]. Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://eprints.ums.ac.id/95313/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Yulia, C., Nikamawati, E. E., & Widiaty, I. (2017b). Preliminary study in developing traditional street foods as nutrition education media for Indonesia youth. Innovation of Vocational Technology Education, 13(1), 1-7. https://doi.org/10.17509/invotec.v13i1.6256