Analisis Ancaman Fenomena LGBT dalam Perspektif Intelijen Medik
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap dinamika keberagaman orientasi seksual di Indonesia serta implikasinya terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi implikasi fenomena tersebut terhadap aspek kesehatan dan keamanan manusia, serta merumuskan strategi penanganan dari perspektif intelijen medik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi, wawancara, observasi, serta pendekatan Analytical Hierarchy Process untuk mendukung perumusan strategi. Analisis dilakukan secara deskriptif guna memahami pola perkembangan fenomena dan implikasinya terhadap aspek kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fenomena ini dipengaruhi oleh dinamika sosial, media digital, serta interaksi dengan wacana global mengenai hak asasi manusia dan kesetaraan. Implikasi yang diidentifikasi mencakup potensi risiko kesehatan, baik fisik maupun psikologis, serta dampaknya terhadap dimensi keamanan kesehatan dan keamanan manusia. Penelitian ini merumuskan strategi penanganan berbasis fungsi intelijen yang meliputi upaya pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan. Pencegahan difokuskan pada penguatan literasi kesehatan dan edukasi publik, penangkalan pada mitigasi risiko sosial dan psikologis, serta penanggulangan pada penanganan dampak yang telah terjadi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner yang berbasis kesehatan masyarakat, edukasi, dan kebijakan yang inklusif serta berbasis bukti dalam merespons dinamika sosial yang kompleks, guna menjaga keseimbangan antara perlindungan kesehatan dan stabilitas sosial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afriyanti, E., Oktarina, E., & Frenandes, F. (2018). Upaya pencegahan risiko LGBT pada remaja SMA. Warta Pengabdian Andalas, 25(2), 1–9.
Albert, C., Baez, A., & Rutland, J. (2021). Human security as biosecurity. Politics and the Life Sciences, 40(1), 83–105. https://doi.org/10.1017/pls.2021.1
Aman, I. S., & Ambarini, T. K. (2019). Gambaran kecemasan sosial pada gay di Surabaya. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 8, 1–10.
Andina, E. (2016). Faktor psikososial dalam interaksi masyarakat dengan gerakan LGBT di Indonesia. Aspirasi, 7(2).
Anwar, D. F. (2014). Demokrasi, keamanan, dan peranan militer. Jakarta: LIPI.
Arieska, T., Saro, S. M., & Anggreny, Y. (2019). Gambaran akses video pornografi pada remaja. Jurnal Ners Indonesia, 9(2), 71–79. https://doi.org/10.31258/jni.10.1.71-79
Arreola, S., Santos, G., Beck, J., Sundararaj, M., Wilson, P. A., Hebert, P., & Ayala, G. (2015). Sexual stigma and access to HIV services. AIDS and Behavior, 19(2), 227–234. https://doi.org/10.1007/s10461-014-0869-4
Atam, W., Widodo, P., & Risman, H. (2020). Pandemic response through intelligence. Technium Social Sciences Journal, 8, 606–616.
Bahtiar, A., Purwadianto, A., & Juwono, V. (2021). Kewenangan BIN dalam penanganan penyakit. JIIP: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(2). https://doi.org/10.14710/jiip.v6i2.11475
Baron, R. A., & Byrne, D. (2004). Psikologi sosial (Edisi ke-10). Jakarta: Erlangga.
Bertozzi, A. L., Franco, E., Mohler, G., Short, M. B., & Sledge, D. (2020). Modeling disease spread. PNAS, 117(29). https://doi.org/10.1073/pnas.2006520117
Bonneux, L., & Van Damme, W. (2010). Preventing pandemics of panic. BMJ, 340, c3065. https://doi.org/10.1136/bmj.c3065
Buzan, B. (1991). New patterns of global security. International Affairs, 67(3).
Dacholfany, I., & Khoirurrijal. (2016). Dampak LGBT dan antisipasinya. NIZHAM, 5(1), 106–118.
Delfita, W., Neviyarni, S., & Ahmad, R. (2019). Sexual identity perception. Journal of Educational and Learning Studies, 2(2), 120–125.
Eliason, M. J., Dibble, S. L., & Robertson, P. A. (2011). LGBT physicians’ workplace experiences. Journal of Homosexuality, 58(10), 1355–1371. https://doi.org/10.1080/00918369.2011.614902
Herek, G. M. (2009). Sexual stigma framework. In D. A. Hope (Ed.), Contemporary perspectives (pp. 65–111). Springer.
Jadva, V., Guasp, A., Bradlow, J. H., Bower-Brown, S., & Foley, S. (2021). Self-harm predictors in LGBT youth. Journal of Public Health, 45(1), 102–108. https://doi.org/10.1093/pubmed/fdab295
Kahana, E. (2020). Intelligence against pandemics. International Journal of Intelligence and CounterIntelligence. https://doi.org/10.1080/08850607.2020.1790423
Lapostolle, F., Schneider, E., Vianu, I., et al. (2020). Clinical features of patients. Internal and Emergency Medicine. https://doi.org/10.1007/s11739-020-02354-2
Medcom.id. (n.d.). Tips melindungi anak dari penyakit menular seksual.
Kanalsembilan.net. (n.d.). Pernikahan sesama jenis dan HAM.
Medias-presse.info. (n.d.). European court ruling on same-sex marriage.
Nurhasanah, S., Napang, M., & Rohman, S. (2020). Disease as human security threat. Journal of Strategic and Global Studies, 3(1).
Nuttbrock, L., et al. (2014). Gender abuse and depression. American Journal of Public Health, 103(2). https://doi.org/10.2105/AJPH.2012.301275
Pratiwi, R. R., Nurlaily, H., & Artha, D. (2020). Penetapan darurat kesehatan. Journal Inicio Legis, 1(1), 1–14.
Satalar, T., & Hidayati, T. (2021). Permasalahan LGBT: Literature review. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1), 213–220.
Sell, R. L., Wells, J. A., & Wypij, D. (1995). Prevalence of homosexual behavior. Archives of Sexual Behavior, 24(3), 235–248. https://doi.org/10.1007/BF01541891
Susilo, A. (2020). Coronavirus disease 2019. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.
Yudiyanto. (2016). Fenomena LGBT di Indonesia. NIZHAM, 5(1).
Zeeman, L., Sherriff, N., Browne, K., et al. (2018). LGBTI health inequalities. European Journal of Public Health, 29(5), 974–980. https://doi.org/10.1093/eurpub/cky226