Pesantren dan Dakwah Kultural

Main Article Content

Mariana Arifah
Maftuh

Abstract

Pesantren merupakan institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia yang tidak hanya berperan dalam transmisi ilmu keagamaan, tetapi juga dalam membangun relasi sosial, budaya, dan spiritual di tengah masyarakat. Dalam konteks perubahan sosial yang semakin kompleks, salah satu model dakwah yang terus menunjukkan relevansinya adalah dakwah kultural, yaitu pendekatan penyampaian ajaran Islam melalui tradisi lokal, seni, adat, dan praktik budaya yang hidup dalam masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dakwah kultural, landasan normatifnya dalam Qur'an dan hadis, perbedaannya dengan dakwah struktural, serta peran pesantren dalam mengimplementasikan dakwah kultural sebagai bagian dari pengabdian sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-interpretatif terhadap literatur keislaman, karya akademik, dan sumber-sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah kultural yang dikembangkan pesantren mampu membangun internalisasi nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan kontekstual melalui pendekatan yang lebih dialogis dan akomodatif terhadap budaya lokal. Meskipun menghadapi tantangan berupa perubahan orientasi budaya generasi muda, penetrasi media digital, dan keterbatasan adaptasi teknologi, pesantren tetap memiliki peluang besar untuk merekonstruksi dakwah kultural yang lebih adaptif tanpa kehilangan akar tradisi dan otoritas keilmuan Islam. Kajian ini menegaskan bahwa dakwah kultural pesantren bukan sekadar strategi komunikasi keagamaan, melainkan juga praktik reproduksi nilai, identitas, dan kohesi sosial dalam masyarakat Muslim kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Arifah, M., & Maftuh, M. (2026). Pesantren dan Dakwah Kultural. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 53–65. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.15448
Section
Articles

References

Adibah, I. Z., et al. (2023). Revitalisasi pendidikan Islam pondok pesantren sebagai rumah moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 283–298.

Alhafizh, R., & Fauzi, M. (2024). Dakwah Islam dan budaya lokal: Resepsi agama dalam kultur Nusantara. Jurnal Studi Keislaman, 2(2), 339–360.

Ashari, M. F., Dova, M. K., & Jaya, C. K. (2024). Komunikasi dakwah kultural di era digital. Journal of Da’wah, 3(1), 137–161.

Fitriyyah, R. (2024). Perkembangan pendidikan Islam pada pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman, 4, 265–281.

Harisah, A. N. (2020). Pesantren sebagai lembaga dakwah perubahan sosial budaya. Jurnal Dakwah, 12, 1–22.

Harahap, A. M. R. A., Halim, M., Almadani, & Harahap, F. S. (2025). Islam Nusantara dan pendidikan agama. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 2, 1–15.

Irawan, D. (2019). Komunikasi dakwah kultural di era milenial. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 18(1), 86–96.

Khoriyah, N. (2011). Dakwah dan dimensi akulturasi budaya. Komunika, 5(1), 11–27. https://doi.org/10.24090/komunika.v5i1.760

Abdul Munir Mulkhan. (2012). Seni sebagai media dakwah kultural. Komunika, 6(1), 75–90. https://doi.org/10.24090/komunika.v6i1.339

Musdalifah, A. F. H., Yusuf, K., & Habibullah, M. (2025). Strategi dakwah NU berbasis kultural dan Muhammadiyah berbasis purifikasi: Studi komparatif. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 618–634.

Musyaffa, E. O. I., Sirajuddin, M., & Asnaini. (2025). Kombinasi dakwah kultural dan struktural: Harmonisasi tradisi doa kematian pada masyarakat lokal dan peran pemerintah daerah dalam aktivitas dakwah melalui tabligh musibah di Kota Bengkulu. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 5(2), 131–150.

Naharin, S. (2023). Dakwah pada masyarakat miskin kultural: Pendekatan filosofis-antropologis. Jurnal Dakwah dan Sosial, 1(1), 53–73.

Agus Sunyoto. (2015). Walisongo dan dakwah kultural. At-Tabsyir: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 3(1), 1–20.

Syah, I. Z. (2023). Asal usul dan perkembangan pesantren di Indonesia. Jurnal Sejarah Islam, 2, 61–72.

Nur Syam. (2016). Tradisi keagamaan dan dakwah pesantren. Al-Hikmah, 10(2), 145–160.

Toni, H. (2016). Pesantren sebagai potensi pengembangan dakwah Islam. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 1(1), 1–15.

Zaini, A. (2014). Pesantren dan dakwah kultural. Jurnal Dakwah, 15(2), 253–270. https://doi.org/10.14421/jd.2014.15205