Efektivitas Penerapan Latihan Relaksasi Napas Dalam pada Pasien dengan Gangguan Pola Napas di IGD RSUD

Main Article Content

Estifania Anggrening Gulo
Ni Luh Widani

Abstract

Gangguan pola napas merupakan salah satu masalah klinis yang paling sering dijumpai di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan dapat menurunkan status fisiologis maupun kualitas hidup pasien secara signifikan. Apabila tidak ditangani secara tepat, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi komplikasi serius, seperti hipoksemia, kelelahan pernapasan, hingga disfungsi organ. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan, salah satunya melalui teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik relaksasi napas dalam pada pasien dengan gangguan pola napas di instalasi gawat darurat rumah sakit umum daerah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien dengan karakteristik klinis yang berbeda. Evaluasi dilakukan melalui observasi sebelum dan sesudah intervensi dengan parameter frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, serta respons subjektif terhadap sesak napas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan status respirasi pada kedua pasien, yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, serta berkurangnya keluhan sesak napas setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi napas dalam memberikan respons fisiologis yang positif dalam meningkatkan efektivitas ventilasi dan stabilitas respirasi pasien. Dengan demikian, intervensi ini berpotensi menjadi praktik keperawatan berbasis bukti yang dapat diimplementasikan secara rutin pada setting kegawatdaruratan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gulo, E. A., & Widani, N. L. (2026). Efektivitas Penerapan Latihan Relaksasi Napas Dalam pada Pasien dengan Gangguan Pola Napas di IGD RSUD . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 33–39. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.15415
Section
Articles

References

Alashek, W.A., Alkhatib, M.N., & Ghabban, F.M. (2021). Effect of deep breathing exercise on respiratory function among patients with pulmonary disorders. International Journal of Nursing Sciences, 8(3), 315–321.

Azwar, A. S., Efendi, P., & Husni, H. (2025). Deep breathing exercise mengatasi pola napas tidak efektif pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology), 21(1), 08–13. https://doi.org/10.29238/jtk.v21i1.2472

Helena, Siswanto, & Rahayu. (2025). Efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap stabilitas respirasi pada pasien dengan gangguan pola napas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 28(1), 44–52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, 4 Agustus). Teknik relaksasi napas dalam. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Polusi udara dan dampaknya terhadap kesehatan pernapasan. Kemenkes RI.

Napitupulu, A. D. P., Rahmayanti, & Buulolo, A. (2025). Efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap pengurangan sesak napas pada pasien asma bronkial. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1689–1697.

Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. (2021). Potter & perry's essentials of nursing practice, sae, e book. Elsevier Health Sciences.

Rahmawati, N. A., Nontji, N. A. M. J., & Rosidah, N. (2023). Pengaruh deep breathing exercise terhadap sesak nafas pasien tuberkulosis di Kecamatan Dau. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 4732–4737. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20344

Rahmi, R., Irawati, D., & Waluyo, A. (2025). Teknik pernapasan terhadap dispnea pada pasien PPOK. Journal of Telenursing (JOTING). https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.5501

Sari, N., & Rahman, A. (2024). The Effectiveness of Deep Breathing Techniques in Improving Lung Function in Patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Jurnal Keperawatan Klinis, 29(2), 115–122.

Seftiani, E. D., Fatihaturrohmah, A., Mawaddah, N., Aprilia, S. A., Amelia, F. Z., & Sopiah, P. (2025). Efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan sesak napas pada pasien asma. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 6(1), 493–503.

Sepalanita, W., Faturachman, A., & Subiakto, T. (2024). The effect of diaphragmatic breathing exercises on peak expiratory flow rate in bronchial asthma patients. Jurnal Kesehatan Manarang, 10(1), 59–65. https://doi.org/10.33490/jkm.v10i1.965

Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2020). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.

Souisa, C. L., & Batubara, S. O. (2025). Application of Deep Breathing Relaxation Techniques in Patients with Pneumonia. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(3), 540–545

World Health Organization. (2023). Chronic respiratory diseases. https://www.who.int/health-topics/chronic-respiratory-diseases

World Health Organization. (2024). Respiratory diseases. https://www.who.int/health-topics/respiratory-diseases

World Health Organization. (2025). Global respiratory health update. World Health Organization.