Penerapan Life Cycle Costing Untuk Menilai Biaya Total Produk Barang Konsumsi Cepat Habis (FMCG) Di Era E-Commerce

Main Article Content

Dini Ayu Pramitasari
Anisaul Hasanah
Mochammad Syafii
Fransiska Dyah Ayu Puspita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Life Cycle Costing (LCC) dalam menilai total biaya produk barang konsumsi cepat habis (FMCG) di era e-commerce. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas struktur biaya akibat digitalisasi pemasaran, distribusi, dan logistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan, data biaya operasional, dan data e-commerce. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen biaya, yaitu biaya produksi, distribusi, pemasaran digital, dan logistik, berpengaruh signifikan terhadap total biaya produk, baik secara parsial maupun simultan. Biaya logistik menjadi faktor dominan dalam pembentukan total biaya produk. Selain itu, penerapan LCC terbukti meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan biaya pada perusahaan FMCG. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan LCC memberikan perspektif yang lebih komprehensif dibandingkan metode tradisional. Kesimpulannya, LCC penting diterapkan sebagai alat strategis dalam meningkatkan efisiensi biaya dan daya saing perusahaan di era e-commerce.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Pramitasari, D. A., Anisaul Hasanah, Mochammad Syafii, & Fransiska Dyah Ayu Puspita. (2026). Penerapan Life Cycle Costing Untuk Menilai Biaya Total Produk Barang Konsumsi Cepat Habis (FMCG) Di Era E-Commerce. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(5), 7958–7983. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i5.16402
Section
Articles

References

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Life Cycle Costing (LCC) dalam menilai total biaya produk barang konsumsi cepat habis (FMCG) di era e-commerce. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas struktur biaya akibat digitalisasi pemasaran, distribusi, dan logistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan, data biaya operasional, dan data e-commerce. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen biaya, yaitu biaya produksi, distribusi, pemasaran digital, dan logistik, berpengaruh signifikan terhadap total biaya produk, baik secara parsial maupun simultan. Biaya logistik menjadi faktor dominan dalam pembentukan total biaya produk. Selain itu, penerapan LCC terbukti meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan biaya pada perusahaan FMCG. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan LCC memberikan perspektif yang lebih komprehensif dibandingkan metode tradisional. Kesimpulannya, LCC penting diterapkan sebagai alat strategis dalam meningkatkan efisiensi biaya dan daya saing perusahaan di era e-commerce.