Prinsip Kesantunan Pada Tuturan Direktif Dalam Pembentukan Karakter Siswa di Lingkungan Sekolah

Main Article Content

Muhfik Anwar
Darsinah
Murfiah Dewi Wulandari

Abstract

Bahasa mempunyai banyak fungsi, pada ataranya sebagai sarana ekspresi diri, alat komunikasi, alat kontrol sosial, dan interaksi. Studi tentang bahasa cenderung berkonsentrasi pada fungsinya sebagai dengan masyarakat. Sekolah sebagai tempatnya pengajaran bahasa sebenarnya adalah wilayah penggunaan bahasa sosial yang mempunyai corak tersendiri. Bahasa dapat digolongkan sebagai ilmu pengetahuan karena dapat menyampaikan emosi, pikiran, dan gagasan. Pelatihan yang diperlukan untuk mengembangkan kebiasaan menggunakan bahasa yang sopan dapat mewujudkannya. Melakukan sesuatu dalam jangka waktu yang lama tidaklah cukup, dengan kata lain, guru dan siswa berulang kali melakukan kegiatan tersebut melalui tuturan direktif. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kesantunan dapat diwujudkan dalam bentuk perbuatan wakil kata, ekspresif, komisif, dan direktif, (2) asas Kesopanan dan prinsip kerjasama dapat diwujudkan dalam implikatur percakapan; (3) Pada topik pembicaraan resmi dengan situasi, kesantunan diwujudkan dengan pematuhan pada prinsip kerjasama dan penggunaan implikatur; (4) Pada situasi pembicaraan dengan topik tidak resmi, asas kerja sama (PK) diutamakan di atas asas kesopanan (PS); (5) pada percakapan antara siswa-guru, jarak sosial dan status sosial tidak lagi menjadi pertimbangan utama untuk menyampaikan kesantunan yang santun. Berdasarkan hasil penelitian disajikan rekomendasi yang dapat dilakukan kesantunan menjadi salah satu materi dalam pembelajaran bahasa di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Anwar, M., Darsinah, D., & Murfiah Dewi Wulandari. (2024). Prinsip Kesantunan Pada Tuturan Direktif Dalam Pembentukan Karakter Siswa di Lingkungan Sekolah. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 2936–2944. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i5.4496
Section
Articles

References

Basrowi & Suwandi (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuntarto, E., & Gafar, A. (2016). Manifestasi Prinsip kesantunan, Prinsip Kerja sama, dan Implikatur Percakapan pada Interaksi di Lingkungan Sekolah. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 16(3), 30-45.

Cahyaningrum, F., Andayani, A., & Setiawan, B. (2018). Kesantunan berbahasa siswa dalam konteks negosiasi di sekolah menengah atas. Jurnal Pena Indonesia, 4(1), 1- 23.

Holmes, D. (2001). e.gov, e-Business Strategies for Government. London: Nicholas Brealey Publishing.

Rofi'uddin, Ahmad, dan Zuhdi, Darmiyati, 1999. Pendidikan Bahasa Dan Sastra. Indonesia di Kelas Tinggi. Jakarta: Dirjen Dikti, Depdikbud.

Sugiyono. (2022). Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Best Seller). Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2009. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wiryotinoyo, Mujiyono.2010. Implikatur Percakapan Anak Usia Sekolah Dasar. Disertasi, Malang: PBS IKIP Malang

Miles, Mattew B dan A. Michael Huberman. 1994. Analisis Data Kualitatif, Buku Sumber Tentang Metode-metode baru. . Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Rahardi, Kunjana, 2008. Pragmatik:Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Ramadania, F. (2016). Pembentukan karakter siswa dengan memanfaatkan prinsip kesantunan pada tuturan direktif di lingkungan. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 1(1).

Nababan, P.W.J. 1991. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

MITRA, A. K. (2022). PELANGGARAN MAKSIM KERJASAMA DALAM DRAMA KOTARO HITORIGURASHI (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ANDALAS).

Yule, George. 1996. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santosa, A. B., & Zuhaery, M. (2021). Membangun Karakter Siswa melalui Kesantunan Bahasa. Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 12(2), 84-89.

Nurjamily, W. O. (2015). Kesantunan berbahasa indonesia dalam lingkungan keluarga (kajian sosiopragmatik). Jurnal Humanika, 3(15).

Nurhayati, D., & Hendaryan, H. (2017). Kesantunan Berbahasa pada Tuturan Siswa Kelas VII C SMP Negeri 5 Ciamis. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 1(2), 1-8.